Desa Bagok Bentuk 30 Personel Masyarakat Peduli Api
02 November 2026 10:24
Pemerintah Desa Bagok, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur, membentuk 30 personel Masyarakat Peduli Api (MPA).
"Kami berharap masyarakat semakin waspada. Dengan terbentuknya 30 personel Masyarakat Peduli Api ini, diharapkan dapat membantu mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan, khususnya kebakaran selama musim kemarau,"
TAMIANG LAYANG- Mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah musim kemarau, Pemerintah Desa Bagok, Kecamatan Benua Lima, Kabupaten Barito Timur, membentuk 30 personel Masyarakat Peduli Api (MPA).
Pembentukan MPA tersebut dilakukan melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan yang digelar Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) Barito, Kementerian Kehutanan, di Desa Bagok, Senin (2/11/2026).
Kegiatan berlangsung selama satu hari, mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB tersebut diikuti 30 peserta calon anggota MPA. Kegiatan dibuka oleh Camat Benua Lima, Mahadani.
Kepala Desa Bagok, Risa Ramayati, mengatakan pembentukan MPA merupakan langkah untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam mencegah serta mengantisipasi kebakaran, terutama selama musim kemarau yang belum diketahui kapan berakhir.
Menurut Risa, keberadaan 30 personel MPA diharapkan dapat memperkuat peran masyarakat dalam melakukan pencegahan dan penanganan awal apabila ditemukan titik api di wilayah desa.
“Kami berharap masyarakat semakin waspada. Dengan terbentuknya 30 personel Masyarakat Peduli Api ini, diharapkan dapat membantu mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan, khususnya kebakaran selama musim kemarau,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelatihan tersebut juga memberikan pemahaman kepada calon anggota MPA mengenai penggunaan peralatan pemadam kebakaran yang telah dimiliki pemerintah desa.
Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan tersebut, para anggota diharapkan mampu memanfaatkan fasilitas yang tersedia secara tepat ketika menghadapi potensi kebakaran, sehingga penanganan awal dapat dilakukan lebih cepat sebelum api meluas.
Risa berharap pembentukan MPA tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar diikuti dengan kepedulian dan keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran.
Melalui kegiatan yang difasilitasi Manggala Agni Daops Barito tersebut, Risa berharap kapasitas masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan awal kebakaran semakin meningkat, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan desa menghadapi musim kemarau. (zi/jp).
Home » info banua » Desa Bagok Bentuk 30 Personel Masyarakat Peduli Api
Warga Ray 17 Desa...
Home » info banua » Desa Bagok Bentuk 30 Personel Masyarakat Peduli Api
Kapolres Seruyan...
Home » info banua » Desa Bagok Bentuk 30 Personel Masyarakat Peduli Api
DPRD Kalsel Ketok...
Home » info banua » Desa Bagok Bentuk 30 Personel Masyarakat Peduli Api
DPRD Kalsel Apresiasi...
Home » info banua » Desa Bagok Bentuk 30 Personel Masyarakat Peduli Api
Panen 8 Ton Jagung,...
Home » info banua » Desa Bagok Bentuk 30 Personel Masyarakat Peduli Api
Bupati dan Wabup...
Home » info banua » Desa Bagok Bentuk 30 Personel Masyarakat Peduli Api
Komisi II DPRD...
Home » info banua » Desa Bagok Bentuk 30 Personel Masyarakat Peduli Api
DPRD Kalsel Matangkan...
Home » info banua » Desa Bagok Bentuk 30 Personel Masyarakat Peduli Api
Kapolsek Banjarmasin...
Home » info banua » Desa Bagok Bentuk 30 Personel Masyarakat Peduli Api
Kapolsek Pematang...
No posts found
LIHAT LEBIH BANYAK
ADVERTORIAL
ZONA EKONOMI
HUKUM & KRIMINAL
No posts found
LENSA JURNALIS
INFO GRAFIK
INFO BANUA
PELUANG BISNIS
Tanah Dijual
Minat Hubungi 0813-5022-1038
Sewa Mobil
Aman - Nyaman
Sewa Toko
Lokasi Strategis
24/7 Dedicated Support
Each and every one of our customers receives personalised assistance from our dedicated support team.





