Asap Karhutla Mencekam Tamiang Layang, Rimau Group, PWI dan Posko Terpadu Karhutla Bagikan Ribuan Masker ke Pengguna Jalan
12 September 2026 10:32
Rimau Group bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Posko Terpadu Karhutla Barito Timur membagikan ribuan masker kepada pengguna jalan
"Alhamdulillah hari ini dari pihak perusahaan Rimau Group, PWI dan Posko Karhutla membagikan masker kepada banyak masyarakat yang berlalu lalang di jalan raya ini. Tentunya terkait dengan aksi itu kami sangat mengapresiasi,”
TAMIANG LAYANG- Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin pekat di Kota Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur, Sabtu (12/9/2026) sore. Kondisi ini mendorong Rimau Group bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Posko Terpadu Karhutla Barito Timur membagikan ribuan masker kepada pengguna jalan.
Pembagian masker berlangsung mulai sekitar pukul 16.00 WIB di depan Kantor Bupati Barito Timur. Pengendara yang melintas menerima masker sebagai salah satu upaya mengurangi paparan asap karhutla yang menyelimuti wilayah tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD dan Damkar Barito Timur, Ahmad Gazali, mengapresiasi aksi tersebut. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha, organisasi kewartawanan, dan unsur penanggulangan karhutla merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kabut asap.
“Alhamdulillah hari ini dari pihak perusahaan Rimau Group, PWI dan Posko Karhutla membagikan masker kepada banyak masyarakat yang berlalu lalang di jalan raya ini. Tentunya terkait dengan aksi itu kami sangat mengapresiasi,” ujar Gazali seusai kegiatan.
Gazali mengatakan, kondisi kabut asap pada Sabtu sore mengalami peningkatan signifikan dibandingkan pagi hingga siang hari. Ketebalan asap bahkan dinilai sudah mengkhawatirkan.
“Kita memperhatikan kondisi terakhir pada sore hari ini, kabut asap sudah sangat memprihatinkan dan jauh lebih pekat dari pagi tadi. Tadi siang juga belum sepekat ini, tapi mulai sore ini sangat pekat,” katanya.
Melihat kondisi tersebut, Gazali mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah jika tidak diperlukan. Warga yang harus bepergian juga diminta menggunakan masker sebagai langkah perlindungan dari paparan asap.
“Maka dari itu kami mengimbau seluruh masyarakat agar senantiasa mengenakan masker saat bepergian atau keluar rumah,” tegasnya.
Ia juga meminta masyarakat yang telah menerima masker agar benar-benar menggunakannya, bukan sekadar menyimpannya. Menurut Gazali, penggunaan masker di tengah kondisi kabut asap diperlukan untuk membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan udara tercemar.
“Hanya saja kami juga berharap bahwa masyarakat yang menerima masker itu bukan hanya disimpan, tapi betul-betul dipakai sehingga mengurangi risiko akibat paparan kabut asap, seperti penyakit ISPA dan lainnya,” ucapnya.
Gazali berharap kepedulian terhadap masyarakat terdampak kabut asap tidak berhenti pada aksi tersebut. Ia mendorong perusahaan lain yang beroperasi di Barito Timur turut berkontribusi dalam penanganan dampak karhutla.
“Kemudian kami juga berharap mudah-mudahan ada kepedulian dari perusahaan-perusahaan yang lain untuk turut serta berbagi mengatasi dampak dari Karhutla dan kabut asap yang sudah dalam tahap memprihatinkan ini,” tuturnya.
Menurut Gazali, pemerintah memiliki keterbatasan jika harus menangani seluruh persoalan karhutla dan dampaknya sendiri. Karena itu, dukungan dunia usaha dan elemen masyarakat diperlukan untuk memperkuat upaya perlindungan terhadap warga.
“Kalau kita hanya mengandalkan kekuatan pemerintah pasti sangat terbatas. Karena itu kami sangat mengharapkan bantuan dan uluran tangan dari dunia usaha untuk sama-sama kita meringankan beban masyarakat kita dalam menghadapi cuaca yang tidak menentu seperti ini, paginya sedikit cerah namun pada sore hari kabut asap begitu tebal,” jelasnya.
Ia menegaskan penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga pada perlindungan masyarakat dari dampak asap. Untuk itu, Gazali mengajak seluruh pihak memperkuat koordinasi dan gotong royong menghadapi kondisi tersebut.
“Mari kita bersama-sama bergotong royong menyikapi dan mengambil bagian untuk mengatasi kondisi kabut asap yang sangat memprihatinkan ini,” pungkasnya. (zi/jp).
Home » ragam daerah » Asap Karhutla Mencekam Tamiang Layang, Rimau Group, PWI dan Posko Terpadu...
Home » ragam daerah » Asap Karhutla Mencekam Tamiang Layang, Rimau Group, PWI dan Posko Terpadu...
Home » ragam daerah » Asap Karhutla Mencekam Tamiang Layang, Rimau Group, PWI dan Posko Terpadu...
Home » ragam daerah » Asap Karhutla Mencekam Tamiang Layang, Rimau Group, PWI dan Posko Terpadu...
Home » ragam daerah » Asap Karhutla Mencekam Tamiang Layang, Rimau Group, PWI dan Posko Terpadu...
Home » ragam daerah » Asap Karhutla Mencekam Tamiang Layang, Rimau Group, PWI dan Posko Terpadu...
Home » ragam daerah » Asap Karhutla Mencekam Tamiang Layang, Rimau Group, PWI dan Posko Terpadu...
Home » ragam daerah » Asap Karhutla Mencekam Tamiang Layang, Rimau Group, PWI dan Posko Terpadu...
Home » ragam daerah » Asap Karhutla Mencekam Tamiang Layang, Rimau Group, PWI dan Posko Terpadu...
Home » ragam daerah » Asap Karhutla Mencekam Tamiang Layang, Rimau Group, PWI dan Posko Terpadu...
No posts found
LIHAT LEBIH BANYAK
ADVERTORIAL
ZONA EKONOMI
HUKUM & KRIMINAL
LENSA JURNALIS
INFO GRAFIK
INFO BANUA
PELUANG BISNIS
Tanah Dijual
Minat Hubungi 0813-5022-1038
Sewa Mobil
Aman - Nyaman
Sewa Toko
Lokasi Strategis
24/7 Dedicated Support
Each and every one of our customers receives personalised assistance from our dedicated support team.




