Sutrisno : Totoh Numbeng Warisan Budaya Dayak Siang yang Harus Dilestarikan

28 September 2026 15:16

Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Sutrisno, mendorong pelestarian ritual adat Totoh Numbeng sebagai bagian dari warisan budaya masyarakat Dayak Siang

Pelaksanaan Totoh Numbeng tidak memiliki waktu yang bersifat tetap. Keluarga dapat menentukan waktu pelaksanaan berdasarkan kesiapan, antara lain kemampuan pembiayaan, kesepakatan adat, serta kesiapan dan kehadiran seluruh ahli waris.

PURUK CAHU- Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Sutrisno, mendorong pelestarian ritual adat Totoh Numbeng sebagai bagian dari warisan budaya masyarakat Dayak Siang. 
 
Hal itu disampaikan Sutrisno saat menghadiri pelaksanaan ritual adat tersebut di Desa Dirung, Kecamatan Murung, Murung Raya, Selasa (28/9/2026).
 
Menurut Sutrisno, Totoh Numbeng tidak sekadar menjadi rangkaian ritual adat, tetapi juga mencerminkan identitas, kebersamaan, dan nilai spiritual yang diwariskan secara turun-temurun.
 
“Ritual Totoh bukan sekadar penghormatan kepada leluhur, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai budaya, kebersamaan, dan spiritualitas yang telah diwariskan nenek moyang. Masyarakat Dayak Siang menunjukkan komitmen luar biasa dalam menjaga warisan ini, dan kita semua bertanggung jawab untuk melestarikannya,” ujar Sutrisno.
 
Dalam tradisi masyarakat Dayak Siang, Totoh Numbeng merupakan ritual penghormatan dan pengantaran arwah leluhur menuju alam yang kekal. Dalam konteks budaya Dayak Ngaju, ritual tersebut memiliki kemiripan fungsi dengan upacara Tiwah.
 
Pelaksanaan Totoh Numbeng tidak memiliki waktu yang bersifat tetap. Keluarga dapat menentukan waktu pelaksanaan berdasarkan kesiapan, antara lain kemampuan pembiayaan, kesepakatan adat, serta kesiapan dan kehadiran seluruh ahli waris.
 
Rangkaian ritual dilaksanakan melalui sejumlah tahapan, yakni Ngehak Hino, tahap awal yang dilakukan setelah pemakaman; Bopura Baun Tungkang, rangkaian lanjutan menjelang upacara inti; serta Somalat Pandung Kaju, sebagai persiapan akhir sebelum pelaksanaan Totoh Numbeng.
 
Dalam pelaksanaannya, ritual melibatkan berbagai perlengkapan adat dan hewan kurban, mulai dari ayam, babi, hingga kerbau. Kerbau memiliki posisi penting dalam prosesi dan dalam kepercayaan masyarakat setempat menjadi bagian dari simbol pengantaran arwah leluhur menuju alam baka.
 
Seiring perkembangan zaman, sejumlah praktik dalam tradisi masyarakat Dayak juga mengalami perubahan. Praktik Ngayau atau perburuan kepala manusia yang dikenal dalam sejarah sebagian masyarakat Dayak sebelum masa kemerdekaan telah ditinggalkan. Dalam perkembangan selanjutnya, unsur pengorbanan dalam ritual menggunakan hewan, termasuk kerbau, sebagai bagian dari pelaksanaan adat.
 
Sutrisno menilai pelestarian tradisi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, terutama dalam memastikan generasi muda tetap memahami akar budaya daerah di tengah perkembangan zaman.
 
“Generasi muda harus mengenal dan memahami budaya daerahnya. Pelestarian warisan budaya bukan hanya menjadi tanggung jawab masyarakat adat, tetapi membutuhkan dukungan pemerintah, dunia akademik, dan seluruh elemen masyarakat,” katanya.
 
Ia berharap ritual adat seperti Totoh Numbeng dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya tanpa kehilangan nilai dan makna yang terkandung di dalamnya.
 
Pelaksanaan Totoh Numbeng di Desa Dirung berlangsung khidmat dan dihadiri tokoh adat, masyarakat setempat, serta unsur pemerintahan. (maya/jp).
Warga Ray 17 Desa Beringin Gelar Maulid Nabi, Perkuat Silaturahmi dan Keteladanan
Warga Ray 17 Desa Beringin Gelar Maulid Nabi, Perkuat Silaturahmi dan Keteladanan
Home » advertorial » Sutrisno : Totoh Numbeng Warisan Budaya Dayak Siang yang Harus Dilestarikan Warga...
Kapolres Seruyan Turun Langsung Kawal Aspirasi Warga Terkait Tuntutan Plasma 20 Persen
Kapolres Seruyan Turun Langsung Kawal Aspirasi Warga Terkait Tuntutan Plasma 20 Persen
Home » advertorial » Sutrisno : Totoh Numbeng Warisan Budaya Dayak Siang yang Harus Dilestarikan Kapolres...
DPRD Kalsel Ketok Palu Perubahan Pajak-Retribusi dan APBD 2026
DPRD Kalsel Ketok Palu Perubahan Pajak-Retribusi dan APBD 2026
Home » advertorial » Sutrisno : Totoh Numbeng Warisan Budaya Dayak Siang yang Harus Dilestarikan DPRD...
DPRD Kalsel Apresiasi Sinergi Pembangunan Jembatan dan Penguatan Konektivitas Banua
DPRD Kalsel Apresiasi Sinergi Pembangunan Jembatan dan Penguatan Konektivitas Banua
Home » advertorial » Sutrisno : Totoh Numbeng Warisan Budaya Dayak Siang yang Harus Dilestarikan DPRD...
Panen 8 Ton Jagung, Polsek Pematang Karau Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Petani
Panen 8 Ton Jagung, Polsek Pematang Karau Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Petani
Home » advertorial » Sutrisno : Totoh Numbeng Warisan Budaya Dayak Siang yang Harus Dilestarikan Panen...
Bupati dan Wabup Bartim Turun Lapangan, Sosialisasikan Larangan Bakar Lahan
Bupati dan Wabup Bartim Turun Lapangan, Sosialisasikan Larangan Bakar Lahan
Home » advertorial » Sutrisno : Totoh Numbeng Warisan Budaya Dayak Siang yang Harus Dilestarikan Bupati...
DPRD Kalsel Matangkan Tiga Raperda Strategis, Fokus Perkuat Kesehatan, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan
Komisi II DPRD Kalsel Dorong Konsolidasi BPR Disiapkan Matang, Lindungi Nasabah dan Karyawan
Home » advertorial » Sutrisno : Totoh Numbeng Warisan Budaya Dayak Siang yang Harus Dilestarikan Komisi...
DPRD Kalsel Matangkan Tiga Raperda Strategis, Fokus Perkuat Kesehatan, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan
DPRD Kalsel Matangkan Tiga Raperda Strategis, Fokus Perkuat Kesehatan, Perdagangan, dan Ketahanan Pangan
Home » advertorial » Sutrisno : Totoh Numbeng Warisan Budaya Dayak Siang yang Harus Dilestarikan DPRD...
Kapolsek Banjarmasin Selatan Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Kapolsek Banjarmasin Selatan Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Home » advertorial » Sutrisno : Totoh Numbeng Warisan Budaya Dayak Siang yang Harus Dilestarikan Kapolsek...
Kapolsek Pematang Karau Perkuat Sinergi Cegah Karhutla, Warga Diminta Tidak Membakar Lahan
Kapolsek Pematang Karau Perkuat Sinergi Cegah Karhutla, Warga Diminta Tidak Membakar Lahan
Home » advertorial » Sutrisno : Totoh Numbeng Warisan Budaya Dayak Siang yang Harus Dilestarikan Kapolsek...

LIHAT LEBIH BANYAK

ADVERTORIAL

Gubernur Muhidin Minta Belanda Kembalikan Kepala Demang Lehman dan Intan Sultan Adam
Gubernur Muhidin Minta Belanda Kembalikan Kepala Demang Lehman dan Intan Sultan Adam
Bupati Cup Batola 2026 Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Prestasi dan Bibit Unggul
Bupati Cup Batola 2026 Resmi Bergulir, 24 Tim Berebut Prestasi dan Bibit Unggul
Komisi IV DPRD Kalsel Soroti Minimnya Anggaran Pengawasan Ketenagakerjaan
Komisi IV DPRD Kalsel Soroti Minimnya Anggaran Pengawasan Ketenagakerjaan

ZONA EKONOMI

Sekda Kapuas Perintahkan Sinkronisasi Data Inflasi, Intervensi Pasar Diperkuat
Sekda Kapuas Perintahkan Sinkronisasi Data Inflasi, Intervensi Pasar Diperkuat
DPRD Kalsel Ketok Palu Perubahan Pajak-Retribusi dan APBD 2026
DPRD Kalsel Ketok Palu Perubahan Pajak-Retribusi dan APBD 2026
DPRD Kalsel Apresiasi Sinergi Pembangunan Jembatan dan Penguatan Konektivitas Banua
DPRD Kalsel Apresiasi Sinergi Pembangunan Jembatan dan Penguatan Konektivitas Banua

HUKUM & KRIMINAL

Satlantas Polres Kapuas Tindak 22 Pelanggar, Balap Liar dan Knalpot Brong Jadi Sasaran
Satlantas Polres Kapuas Tindak 22 Pelanggar, Balap Liar dan Knalpot Brong Jadi Sasaran
Dua Terduga Pengedar Diamankan, Satresnarkoba Polres Bartim Sita 54,36 Gram Sabu
Dua Terduga Pengedar Diamankan, Satresnarkoba Polres Bartim Sita 54,36 Gram Sabu
Polisi di Seruyan Bongkar Siasat HE, Sabu Seberat 8,5 Gram Diselipkan di Saku hingga Dikubur di Halaman Berhasil Disita
Polisi di Seruyan Bongkar Siasat HE, Sabu Seberat 8,5 Gram Diselipkan di Saku hingga Dikubur di Halaman Berhasil Disita

LENSA JURNALIS

INFO GRAFIK

INFO BANUA

PELUANG BISNIS

Advertorial

Fokus Berita

Info Banua

Hukum & Kriminal

Politik

Ekonomi

Sosial Budaya

Pertahanan & Keamanan

Lensa Jurnalis

Konten Video