Panen Manis dari Ketekunan, Kisah M. Noor Merawat Kebun Melon

03 January 2026 12:14

M. Noor warga Desa Matabu RT. 04 Kecamatan Dusun Timur, Barito Timur

" Bagi M. Noor, kebun melon ini bukan sekadar lahan pertanian. Ini adalah hasil dari kerja sunyi, kesabaran, dan keyakinan yang terus ia rawat sejak pertama kali mencoba berkebun melon pada tahun 2024. "

TAMIANG LAYANG- Di sebuah kebun sederhana seluas kurang lebih 70x 80 meter. M. Noor warga Desa Matabu RT. 04 Kecamatan Dusun Timur, Barito Timur berdiri sambil menatap deretan tanaman melon sebanyak 2.500 pohon yang tampak subur. Daun-daun hijau merambat rapi, sementara buah melon menggantung matang menampakkan kulitnya yang mengilap. Pemandangan itu membuat senyum tak lepas dari wajahnya.
 
Bagi M. Noor, kebun melon ini bukan sekadar lahan pertanian. Ini adalah hasil dari kerja sunyi, kesabaran, dan keyakinan yang terus ia rawat sejak pertama kali mencoba berkebun melon pada tahun 2024.
 
“Ini tanam dan panen kelima,” ujar M. Noor, singkat, namun sarat makna kepada wartawan ini, Minggu (3/1/2026) pagi. 
 
Panen kali ini terasa istimewa. Bukan hanya karena hasilnya yang terlihat menjanjikan, tetapi juga karena proses panjang yang telah ia lalui. Pada awal menanam melon, M. Noor mengaku masih banyak belajar. Mulai dari memilih bibit, mengatur jarak tanam, hingga merawat tanaman agar terhindar dari hama dan penyakit.
 
“Awalnya hanya sedikit,” tuturnya.
 
Percobaan itu perlahan berubah menjadi keseriusan. Setiap musim tanam memberi pelajaran baru. Ada kalanya tanaman tidak tumbuh maksimal, ada pula masa ketika cuaca menjadi tantangan tersendiri. Namun, dari setiap kegagalan, M. Noor memilih untuk bertahan dan memperbaiki cara bertani.
Seiring berjalannya waktu, jumlah tanaman melon pun diperbanyak. Perawatan dilakukan lebih teratur, penyiraman, pemupukan, hingga pemilihan buah yang dipelihara agar kualitas tetap terjaga. Baginya, hasil tidak datang secara instan, melainkan melalui proses panjang yang menuntut ketelatenan.
 
Kini, hasilnya mulai terlihat. Buah melon yang segar dan siap panen menjadi bukti bahwa usaha yang dilakukan dengan konsisten tidak mengkhianati hasil. Kebun melon itu juga memberi harapan baru, bukan hanya sebagai sumber penghasilan tambahan, tetapi juga sebagai ladang pembelajaran dan kebanggaan pribadi.
 
Di antara deretan tanaman melon yang tumbuh subur, M. Noor kembali tersenyum. Kerja kerasnya mungkin tak selalu terlihat banyak orang, tetapi di kebun kecilnya, ia tahu betul bahwa jerih payahnya telah berbuah manis. (zi/jp). 

Follow & Subscribe Media Sosial Kami !

LIHAT LEBIH BANYAK

ADVERTORIAL

Jembatan Sikan-Tumpung Laung Ditargetkan Rampung 2028, Bupati Tinjau Progres Pembangunan
Jembatan Sikan-Tumpung Laung Ditargetkan Rampung 2028, Bupati Tinjau Progres Pembangunan
Pansus IV DPRD Kalsel Finalisasi Raperda Penyelenggaraan Kesehatan, Tinggal Harmonisasi
Pansus IV DPRD Kalsel Finalisasi Raperda Penyelenggaraan Kesehatan, Tinggal Harmonisasi
Bupati dan Wabup Bartim Turun Lapangan, Sosialisasikan Larangan Bakar Lahan
Bupati dan Wabup Bartim Turun Lapangan, Sosialisasikan Larangan Bakar Lahan

FOKUS BERITA

No posts found

HUKUM & KRIMINAL

Iseng Bakar Lahan, Aksi Pria di Mabuun Tabalong Terekam CCTV hingga Berujung Bui
Iseng Bakar Lahan, Aksi Pria di Mabuun Tabalong Terekam CCTV hingga Berujung Bui
Aksi Tawuran di Banjarmasin, Lima Remaja Diamankan Polisi
Aksi Tawuran di Banjarmasin, Lima Remaja Diamankan Polisi
Polresta Banjarmasin Ungkap Peredaran Pod Getar Diduga Mengandung Etomidate
Polresta Banjarmasin Ungkap Peredaran Pod Getar Diduga Mengandung Etomidate

LENSA JURNALIS

INFO GRAFIK

INFO BANUA

No posts found

PELUANG BISNIS

Advertorial

Fokus Berita

Info Banua

Hukum & Kriminal

Politik

Ekonomi

Sosial Budaya

Pertahanan & Keamanan

Lensa Jurnalis

Konten Video