atola Perkuat Literasi Kebencanaan, Wabup Tekankan Kesiapsiagaan dan Peningkatan Kapasitas Relawan

05 August 2026 15:19

Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Komisi VIII DPR RI menggelar sosialisasi penguatan literasi kebencanaan

"Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten menjadi kunci dalam memperkuat kesiapsiagaan serta mempercepat penanganan bencana di daerah,"

MARABAHAN- Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Komisi VIII DPR RI menggelar sosialisasi penguatan literasi kebencanaan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana di daerah, Rabu (5/8/2026).
 
Kegiatan yang difasilitasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Kuala tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap mitigasi bencana sekaligus membangun sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah.
 
Wakil Bupati Barito Kuala, H Herman Susilo, menyampaikan apresiasi kepada BNPB atas penyelenggaraan sosialisasi tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas pemerintah sangat penting mengingat Barito Kuala merupakan wilayah yang kerap menghadapi bencana, seperti banjir pada musim hujan serta kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau.
 
“Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten menjadi kunci dalam memperkuat kesiapsiagaan serta mempercepat penanganan bencana di daerah,” ujarnya.
 
Herman juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya bagi para relawan kebencanaan. Selain semangat pengabdian, relawan perlu dibekali pengetahuan teknis dan pemahaman mengenai aspek keselamatan agar mampu menjalankan tugas secara profesional dan aman.
 
Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR RI, H Sandi Fitrian Noor, mengatakan Indonesia merupakan negara dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi akibat kondisi geografis serta dampak perubahan iklim. Karena itu, penguatan literasi kebencanaan dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun budaya sadar bencana di masyarakat.
 
Ia menegaskan, Komisi VIII DPR RI terus mendorong penguatan sistem penanggulangan bencana melalui revisi Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, termasuk memperkuat peran BPBD di daerah.
 
Sandi mengajak seluruh peserta memanfaatkan sosialisasi untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam menghadapi bencana, sekaligus menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
 
“Keselamatan bukanlah keberuntungan, melainkan hasil dari persiapan yang matang,” tegasnya.
 
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Direktorat Sistem Penanggulangan Bencana BNPB, jajaran BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, serta BPBD Kabupaten Barito Kuala. (dsk/ali/jp).

Follow & Subscribe Media Sosial Kami !

LIHAT LEBIH BANYAK

ADVERTORIAL

Sekda HSS Sambut Tim Survey Akreditasi RSUD H
Sekda HSS Sambut Tim Survey Akreditasi RSUD H. Hasan Basry
Jembatan Sikan-Tumpung Laung Ditargetkan Rampung 2028, Bupati Tinjau Progres Pembangunan
Jembatan Sikan-Tumpung Laung Ditargetkan Rampung 2028, Bupati Tinjau Progres Pembangunan
Pansus IV DPRD Kalsel Finalisasi Raperda Penyelenggaraan Kesehatan, Tinggal Harmonisasi
Pansus IV DPRD Kalsel Finalisasi Raperda Penyelenggaraan Kesehatan, Tinggal Harmonisasi

FOKUS BERITA

No posts found

HUKUM & KRIMINAL

Iseng Bakar Lahan, Aksi Pria di Mabuun Tabalong Terekam CCTV hingga Berujung Bui
Iseng Bakar Lahan, Aksi Pria di Mabuun Tabalong Terekam CCTV hingga Berujung Bui
Aksi Tawuran di Banjarmasin, Lima Remaja Diamankan Polisi
Aksi Tawuran di Banjarmasin, Lima Remaja Diamankan Polisi
Polresta Banjarmasin Ungkap Peredaran Pod Getar Diduga Mengandung Etomidate
Polresta Banjarmasin Ungkap Peredaran Pod Getar Diduga Mengandung Etomidate

LENSA JURNALIS

INFO GRAFIK

INFO BANUA

No posts found

PELUANG BISNIS

Advertorial

Fokus Berita

Info Banua

Hukum & Kriminal

Politik

Ekonomi

Sosial Budaya

Pertahanan & Keamanan

Lensa Jurnalis

Konten Video